Ekowisata

Ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Potensi ekowisata terkait erat dengan potensi pariwisata berkelanjutan, yang memilki kriteria konservasi, edukasi, dan sustainability dengan berbagai komponen di dalamnya serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Salinan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 2015 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2011, tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam, bahwa kriteria suatu wilayah dapat ditunjuk dan ditetapkan sebagai kawasan taman wisata alam yaitu:

a. Mempunyai daya tarik alam berupa tumbuhan, satwa atau bentang alam, gejala alam serta formasi geologi yang unik;

b. Mempunyai luas yang cukup untuk menjamin kelestarian potensi dan daya tarik alam untuk dimanfaatkan bagi pariwisata dan rekreasi alam;

c. Kondisi lingkungan di sekitarnya mendukung upaya pengembangan pariwisata alam.

Rencana Pembangunan atau rencana strategis terkait ā€¯Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan serta Pengelolaan sumber daya alam (SDA) secara Optimal dan Berkelanjutanā€¯. Salah satu rencana prioritas pembangunan dan pengelolaan SDA adalah pengelolaan kawasan Taman Hutan Raya (TAHURA) Pocut Meurah Intan untuk lima tahun ke depan diupayakan dapat memberikan kontribusi kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan khususnya dan Provinsi Aceh umumnya tanpa merubah fungsi utamanya sebagai kawasan hutan konservasi.

Ekowisata dalam pemanfaatan dapat dilakukan di daerah blok pemanfaatan dan blok rehabilitasi berdasarkan pembagian zona kelola kawasan TAHURA dan berbagai potensi yang dimiliki TAHURA PMI pada blok pemanfaatan dan rehabilitas serta potensi desa sekitar TAHURA PMI